Asuransi Kargo
Udara & Laut
Ekspor, Impor & Antarpulau
Produk ekspor Yogyakarta — batik tulis, perak Kotagede, dan kerajinan ukir — semakin diminati pasar internasional. Setiap pengiriman lintas negara dan lintas pulau menyimpan risiko yang jauh lebih besar dari pengiriman darat biasa.
Risiko Kargo
di Jalur Pelayaran
Cuaca ekstrem di laut lepas bisa merusak muatan meski kontainer terkunci rapat
Kecelakaan kapal menyebabkan seluruh muatan ikut tenggelam atau rusak parah
Kebocoran dek atau palka kapal menyebabkan barang basah — terutama merusak elektronik dan tekstil
Api di ruang mesin atau palka kargo dapat menghanguskan muatan dalam hitungan jam
Jika muatan dikorbankan untuk keselamatan kapal, pemilik kargo wajib ikut menanggung kerugian bersama
Risiko pembajakan dan pencurian muatan masih ada di jalur pelayaran tertentu di perairan Indonesia
Risiko Kargo
di Jalur Udara
Risiko paling ekstrem — muatan biasanya musnah total namun frekuensinya sangat rendah
Guncangan keras selama penerbangan dapat merusak barang rapuh meski kemasan masih utuh
Kerusakan terbanyak terjadi saat bongkar muat di terminal kargo bandara — barang dijatuhkan atau tertukar
Kargo tertahan di bea cukai atau delay penerbangan — beberapa produk sensitif waktu bisa mengalami kerugian
Jalur Pengiriman Utama
dari Yogyakarta
Estimasi: 1–2 hari
Estimasi: 1 hari
Estimasi: 3–5 hari
Estimasi: 2–7 hari
Produk ekspor Yogyakarta seperti batik, perak, dan kerajinan semakin diminati pasar Eropa, Amerika, dan Asia. Kami bantu urus polis kargo internasional sesuai persyaratan buyer dan Incoterms yang disepakati.
Konsultasi Kargo EksporMemilih Perlindungan dan Menyiapkan Klaim Marine Cargo
Setelah memahami risiko dan jalur pengiriman, dua pertanyaan berikutnya biasanya sama: tingkat perlindungan mana yang dipilih, dan apa yang harus dilakukan bila barang rusak.
Cara memilih tingkat perlindungan
ICC (A) adalah tingkat paling luas karena melindungi dari semua risiko kerugian fisik kecuali yang dikecualikan secara tegas. ICC (B) dan (C) hanya menanggung risiko yang disebutkan satu per satu, dengan (C) paling terbatas. Barang bernilai tinggi dan mudah rusak seperti kerajinan atau elektronik umumnya lebih tepat memakai ICC (A), sedangkan komoditas yang tahan banting dapat mempertimbangkan (B) atau (C). Pilihan akhir ditentukan oleh nilai dan sifat barang, Incoterms yang dipakai, serta syarat dari pembeli atau bank.
Pengecualian umum
- Kemasan yang tidak memadai untuk perjalanan.
- Cacat bawaan atau sifat alami barang (inherent vice).
- Kerugian akibat keterlambatan.
- Kegagalan keuangan pengangkut atau pemilik kapal.
- Perbuatan sengaja dari tertanggung.
- Risiko perang atau pemogokan, yang umumnya baru ditanggung bila ditambahkan klausul khusus.
Langkah saat barang rusak atau hilang
- Periksa barang saat penerimaan dan tulis catatan kerusakan pada dokumen penerimaan.
- Foto kondisi kemasan dan barang sebelum dibuka lebih jauh.
- Ajukan surat klaim tertulis kepada pengangkut sesegera mungkin untuk menjaga hak penggantian.
- Hubungi praktisi untuk memulai klaim.
- Siapkan polis atau sertifikat, invoice, packing list, B/L atau AWB, laporan survei, dan bukti kerugian.
- Jangan membuang kemasan sebelum survei selesai.
Hal yang sering membuat klaim lambat
- Nilai di invoice berbeda dengan nilai pada polis.
- Nama tertanggung tidak sama antara polis dan dokumen pengiriman.
- Tidak ada surat klaim kepada pengangkut.
- Laporan kerusakan terlambat sehingga sulit dibuktikan kapan kerusakan terjadi.
Contoh skenario
Seorang eksportir kerajinan mengirim 40 koli lewat laut. Setibanya di tujuan, tiga koli basah karena kontainer bocor. Penerima mencatat kerusakan pada dokumen penerimaan dan mengambil foto. Eksportir segera mengirim surat klaim ke pelayaran dan melapor ke praktisi. Karena dokumen lengkap dan laporan dibuat tepat waktu, proses klaim berjalan tanpa bolak-balik meminta dokumen tambahan.
Ekspor Jogja ke Seluruh Dunia —
Terlindungi Penuh
Urus asuransi marine cargo dan air freight bersama praktisi berpengalaman. Konsultasi gratis, premi kompetitif.
💬 Konsultasi Marine CargoDokumen & Data yang Kami Butuhkan untuk Kutip Premi
Supaya proses penerbitan polis marine cargo tidak bolak-balik, siapkan hal berikut sebelum menghubungi kami:
Nilai barang per pengiriman, jadi dasar penentuan sum insured dan premi.
Laut, udara, atau kombinasi (transhipment) — tiap rute punya profil risiko beda.
Barang pecah belah, elektronik, atau tekstil butuh klausul dan syarat kemasan berbeda.
Sekali kirim (single shipment) atau rutin bulanan — memengaruhi pilihan antara polis per-pengiriman atau open policy.
“Kalau kirim rutin tiap bulan ke buyer yang sama, apa harus beli polis baru tiap kali?” — Tidak selalu. Untuk pengiriman rutin, open policy (polis payung tahunan) lebih efisien: Anda cukup melaporkan nilai tiap pengiriman ke perusahaan asuransi tanpa menerbitkan polis baru setiap kali, dan tarif sudah disepakati di awal.