Panduan Lengkap Asuransi
untuk UMKM di Yogyakarta
89% UMKM di Indonesia belum memiliki asuransi usaha. Satu insiden saja — kebakaran, gugatan pelanggan, atau karyawan kecelakaan — bisa mengakhiri usaha yang sudah dibangun bertahun-tahun. Panduan ini membantu Anda mulai dari mana.
6 Risiko Terbesar
yang Mengancam UMKM Anda
Aset habis terbakar dalam hitungan jam, tanpa asuransi = mulai dari nol
Jogja bagian selatan dan bantaran sungai rentan banjir tahunan
Motor/mobil operasional rusak, pengiriman terhenti, klaim BPKB diblokir
Produk bermasalah atau pelanggan cedera di toko bisa berujung tuntutan hukum
Kiriman hilang atau rusak, tuntutan pembeli, reputasi toko online hancur
Karyawan cedera saat kerja, BPJS tidak cukup, pengusaha wajib tanggung selisihnya
Paket Asuransi Sesuai
Skala Bisnis Anda
Pilih paket yang paling mendekati kondisi bisnis Anda — atau konsultasikan untuk paket yang benar-benar custom.
Perlindungan gedung + isi toko dari kebakaran, petir, ledakan
Motor/mobil operasional untuk pengiriman dan mobilitas bisnis
Perlindungan lebih luas termasuk banjir, gempa, dan kerusakan lain
Barang yang dikirim terlindungi dari risiko hilang dan kerusakan
Perlindungan dari gugatan konsumen atas produk yang dijual
Perlindungan komprehensif aset fisik bisnis Anda
Perlindungan dari tuntutan pelanggan yang cedera di tempat usaha
Perlindungan dari tuntutan karyawan yang kecelakaan saat bekerja
Pengiriman barang bisnis ke pelanggan terlindungi
*Estimasi premi bersifat indikatif. Premi aktual bergantung pada nilai aset, lokasi, dan profil risiko spesifik bisnis Anda.
Kapan UMKM Harus Mulai
Membeli Asuransi?
Jawabannya: sekarang, bukan saat omset sudah besar. Justru di fase awal bisnis risiko paling besar — modal terbatas, cadangan nol, dan satu insiden bisa mengakhiri segalanya. Semakin dini Anda memiliki proteksi, semakin tenang Anda bertumbuh.
Minimal asuransi kebakaran untuk aset/stok. Premi Rp 500rb/tahun sudah ada proteksi dasar.
Tambahkan employer liability. Satu kecelakaan kerja tanpa asuransi bisa lebih mahal dari gaji setahun.
Tambahkan public liability dan/atau product liability. Risiko gugatan meningkat seiring skala bisnis.
Pertanyaan Umum
UMKM tentang Asuransi
UMKM saya kecil, apakah benar-benar perlu asuransi?+
Justru UMKM yang paling membutuhkan. Korporasi besar memiliki cadangan modal untuk bertahan dari insiden — UMKM tidak. Satu kebakaran, satu gugatan pelanggan, atau satu kecelakaan karyawan bisa menutup usaha kecil selamanya. Dengan premi mulai Rp 500rb/tahun, proteksinya tidak sebanding dengan risikonya.
Apakah asuransi UMKM bisa dicicil atau bayar per bulan?+
Sebagian besar asuransi kerugian dibayar tahunan. Namun beberapa produk memiliki opsi pembayaran semesteran. Kami bisa membantu menemukan produk yang paling fleksibel sesuai arus kas bisnis Anda.
Apakah toko online juga perlu asuransi?+
Ya, bahkan sangat perlu. Toko online memiliki dua risiko utama: kerusakan barang saat pengiriman (tutup dengan kargo) dan gugatan konsumen atas produk bermasalah (tutup dengan product liability). Jika ada gudang penyimpanan, asuransi properti juga diperlukan.
Bagaimana kalau UMKM saya beroperasi dari rumah?+
Asuransi rumah tinggal standar biasanya TIDAK mencakup kerugian komersial. Jika Anda menjalankan bisnis dari rumah, perlu endorsement khusus atau polis terpisah untuk melindungi stok barang dan peralatan bisnis. Konsultasikan ke kami untuk solusi yang tepat.
Konsultasi Paket Asuransi
untuk UMKM Anda
Ceritakan skala dan jenis usaha Anda — kami bantu susun paket perlindungan yang tepat dan efisien dari sisi biaya.
💬 Konsultasi Gratis via WhatsApp